Yuk kita pahamin lagi TIK sebagai sarana Komunikasi dengan Kelompok Sasaran. Check this out!

 




Vivin Alvisa Putri (19005103)

Universitas Negeri Padang

 

“TIK sebagai sarana Komunikasi dengan Kelompok Sasaran”

 

Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sekarang ini membawa banyak perubahan dalam peradaban manusia. Kemajuan dalam TIK telah memudahkan manusia dalam menjalankan berbagai pekerjaannya. Dampak positifnya sangat besar dan berpengaruh, meski tidak sedikit pula dampak negatif yang ditimbulkannya. Melansir modul Pemanfaatan Internet untuk Pembelajaran (Dasar) (Kemdikbud 2015), perkembangan TIK telah mengubah paradigma manusia untuk memperoleh informasi dan komunikasi. Transfer informasi dan komunikasi berlangsung sangat cepat yang bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun. Misalnya dengan ditemukannya internet maka seseorang bisa mengirimkan kabar, informasi, data menggunakan komputernya ke seluruh penerima di berbagai belahan dunia.

Adapun Perkembangan Praktek Penggunaan TIK sebagai sarana Komunikasi dengan Kelompok sasaran yaitu :

1.    Perkembangan Praktek Penggunaan TIK dalam Pembelajaran Program Pelatihan

Menurut Mathis (2002), Pelatihan adalah suatu proses dimana orang-orang mencapai kemampuan tertentu untuk membantu mencapai tujuan organisasi. Oleh karena itu, proses ini terikat dengan berbagai tujuan organisasi, pelatihan dapat dipandang secara sempit maupun luas. Secara terbatas, pelatihan menyediakan para pegawai dengan pengetahuan yang spesifik dan dapat diketahui serta keterampilan yang digunakan dalam pekerjaan mereka saat ini. Terkadang ada batasan yang ditarik antara pelatihan dengan pengembangan, dengan pengembangan yang bersifat lebih luas dalam cakupan serta memfokuskan pada individu untuk mencapai kemampuan baru yang berguna baik bagi pekerjaannya saat ini maupun di masa mendatang. Dalam program pelatihan, kita dapat menggunakan TIK sebagai Alat Bantu dan Fasilitas Pembelajaran. Melalui pemanfaatan TIK sebagai alat bantu dan fasilitas pembelajaran dalam pelatihan, suatu materi yang disampaikan dalam program pelatihan akan tersampaikan dengan lebih baik dengan mempertimbangkan konteks dunia nyatanya. Ilustrasi berbagai fenomena ilmu pengetahuan akan tersampaikan dengan lebih riil sehingga penyerapan bahan ajar pun terjadi dengan lebih cepat. Pada saat sekarang ini, tidak jarang lembaga-lembaga pelatihan tertentu menggunakan teknologi informasi sebagai sarana dalam membantu pembelajaran program pelatihan.

2. Perkembangan Praktek Penggunaan TIK dalam Pembelajaran Program Pemberdayaan Masyarakat

Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat, menurut kartasasmita (1996:159-160), harus dilakukan melalui beberapa kegiatan : Pertama, menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang (enabling). Kedua, memperkuat potensi atau daya yang dimiliki oleh masyarakat (empowering). Ketiga, memberdayakan mengandung pula arti melindungi. Di sinilah letak titik tolaknya yaitu bahwa pengenalan setiap manusia, setiap anggota masyarkat, memiliki suatu potensi yang selalu dapat terus dikembangkan. Dalam program pemberdayaan masyarakat kita tidak terlepas dari Teknologi, Informasi dan Komunikasi. Untuk mempermudah komunikasi antara agen pemberdaya dengan kelompok sasaran sangat dibutuhkah TIK, contohnya dalam program memberdayakan masyarakat yang tinggal didaerah tepi pantai. Masyarakat tersebut biasanya hanya mencari ikan sebagai lahan mencari pemasukan, kemudian mereka akan menjualnya kemasyarakat lain. Padahal jika mereka dapat memanfaatkan teknologi informasi seperti internet, maka mereka dapat mengolah sendiri ikan tersebut sehingga akan lebih menambah pemasukan masyarakat yang tinggal ditepi pantai tersebut.

3.   Perkembangan Praktek  Penggunaan TIK dalam Pembelajaran Program Penyuluhan dan atau Iklan Layanan Masyarakat

Penyuluhan merupakan sebuah intervensi sosial yang melibatkan penggunaan komunikasi informasi secara sadar untuk membantu masyarakat membentuk pendapat mereka sendiri dan mengambil keputusan dengan baik. Sedangkan Iklan layanan masyarakat adalah iklan yang menyajikan pesan-pesan sosial yang bertujuan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat terhadap sejumlah masalah yang harus mereka hadapi, yakni kondisi yang bisa mengancam keselarasan dan kehidupan umum. Dalam program penyuluhan dan iklan layanan masyarakat, pada saat sekarang ini sudah banyak dilakukan dengan menggunakan TIK, seperti misalnya program penyuluhan mengenai kesehatan, kita tidak perlu bersusah payah dalam mengetahui masalah kesehatan, melainkan kita bisa dengan mudah membuka Internet agar memperoleh informasi mengenai kesehatan yang ingin kita ketahui. Selain itu, banyak sekali alat TIK yang digunakan sebagai alat penyuluhan dan penyebaran iklan layanan masyarakat. Program Televisi yang sudah sangat banyak dan canggih juga mendukung program penyuluhan yang tidak menyulitkan seorang penyuluh untuk turun langsung ke masyarakat, tetapi masyarakat bisa melihat langsung di Televisi. Serta banyak iklan layanan masyarakat yang ditampilkan di Televisi sebagai sarana untuk menyampaikan sebuah pesan yang diperlukan oleh masyarakat banyak.

4. Perkembangan Praktek Penggunaan TIK dalam Pembelajaran Program Pendidikan Kesetaraan

Pendidikan kesetaraan merupakan bagian dari pendidikan nonformal yang memberikan layanan pendidikan Program Paket A setara SD, Program Paket B setara SMP, dan Program Paket C setara SMA dengan memberikan penekanan pada peningkatan kemampuan ilmu pengetahuan, keterampilan, pengembangan sikap kepribadian kepada peserta didik. Pendidikan kesetaraan diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat melalui lembaga-lembaga seperti Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB), PKBM, Lembaga Pelatihan Kursus (LPK), Organisasi Sosial (Orsos), Organisasi Masyarakat (Ormas) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan Pondok Pesantren. Bahkan, mulai tahun 2008 telah dibuka kesempatan lembaga kursus/pelatihan dapat turut serta menyelenggarakan pendidikan kesetaraan khususnya untuk percepatan peningkatan keterampilan peserta didik. Salah satu agenda besar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tahun 2021 adalah melakukan digitalisasi pendidikan dan pembelajaan di satuan pendidikan. Digitalisasi ini merupakan peningkatan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada satuan pendidikan. Hal ini dijawab Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) Program Pendidikan Kesetaraan dengan membuat aplikasi seTara Daring, yang saat ini oleh Google Alexa disebut sebagai tiga dari 10 aplikasi terbaik pendidikan milik pemerintah selain Ruang Guru dan Rumah Belajar.

Selain digitalisasi di satuan pendidikan, pemerintah tentu tetap fokus pada keselamatan dan kesehatan peserta didik dalam penyelenggaraan pendidikan di masa pandemi Covid-19.  Ada beragam pemanfaatan TIK dari sekolah, mulai dari platform bagi kepala sekolah hingga guru atau tutor pembelajaran. Guru dan tutor bisa menggunakan kurikulum berdasarkan level kompetensi siswanya, tidak dipaksa menggunakan suatu level yang tidak cocok dengan siswanya. Pada program ini, guru dan tutor pembelajaran akan diberikan kebebasan untuk memilih tingkatan mana yang dirasa cocok untuk siswa mereka. Jadi kalau kita mau mengganti kurikulum itu menjadi digital kurikulum, di mana guru diberikan kebebasan untuk memilih level mana yang pas. Digitalisasi sekolah akan mendorong kolaborasi antara guru dan siswa. Jadinya di luar dari pada inovasi yang ada di pihak swasta, Kemendikbud pun melakukan berbagai macam infrastruktur platform. Nanti bisa digunakan bagi sistem pendidikan kita untuk meningkatkan kompetensi, meningkatkan efisiensi maupun meningkatkan personalisasi atau ketepatan kompetensi murid di kelas.

 

REFERENSI

https://www.google.com/search?q=tik+sebagai+sarana+komunikasi+&tbm=isch&ved=2ahUKEwjXlbeQ9t3yAhVnkksFHQGpDvkQ2-cCegQIABAA#imgrc=8VU5IYbch47IJM

https://lyviaagustin.blogspot.com/2018/02/tik-sebagai-sarana-komunikasi-dengan.html

https://tirto.id/apa-saja-keuntungan-penggunaan-tik-di-bidang-pendidikan-gd6H

http://www.harnas.co/2021/01/21/-catatan-akhir-tahun-digitalisasi-pembelajaran-di-satuan-pendidikan-kesetaraan-digeber-

 

 

 

Komentar

Posting Komentar